Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2022

FILM HABIBIE DAN AINUN

Gambar
  Film  Habibie Ainun  mengisahkan seorang genius ahli pesawat terbang, BJ Habibie (diperankan oleh  Reza Rahadian ) atau yang lebih dikenal dengan nama Rudy Habibie. Ia memiliki mimpi besar, yaitu membuat pesawat terbang untuk negerinya dan sebagai bentuk baktinya kepada Indonesia. Ia ingin Indonesia bersatu dengan adanya pesawat terbang dan memudahkan rakyatnya untuk bepergian lintas pulau. Sementara itu, Ainun (diperankan oleh  Bunga Citra Lestari ) adalah seorang dokter muda yang cerdas dengan pintu karir terbuka lebar untuknya.   Di tahun 1962, kedua insan yang merupakan teman sejak masa SMP itu dipertemukan kembali di Bandung. Habibie dan Ainun tidak diragukan lagi jatuh cinta terhadap satu sama lain. Ainun bahkan mendukung visi Habibie dan mimpi besarnya yang membuatnya rela menikahi Habibie dan ikut terbang ke Jerman.   Pada nyatanya, mewujudkan mimpi itu tidak mudah. Cinta Habibie dan Ainun tumbuh seiring perjalanan mereka menggapai mimpi ters...

FILM NEGERI 5 MENARA

Gambar
  Alif lahir di pinggir Danau Maninjau dan tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya adalah berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, bermain bola di sawah berlumpur dan tentu mandi berkecipak di air biru Danau Maninjau. Tiba-tiba saja dia harus naik bus tiga hari tiga malam melintasi punggung Sumatera dan Jawa menuju sebuah desa di pelosok Jawa Timur. Ibunya ingin dia menjadi Buya Hamka walau Alif ingin menjadi Habibie. Dengan setengah hati dia mengikuti perintah Ibunya: belajar di pondok. Di kelas hari pertamanya di Pondok Madani (PM), Alif terkesima dengan "mantera" sakti man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses. Dia terheran-heran mendengar komentator sepakbola berbahasa Arab, anak menggigau dalam bahasa Inggris, merinding mendengar ribuan orang melagukan Syair Abu Nawas dan terkesan melihat pondoknya setiap pagi seperti melayang di udara. Dipersatukan oleh hukuman jewer berantai, Alif berteman dekat dengan Raja dari Med...

KERJAKAN SEKARANG ATAU NANTI?

 Mengapa menunda pekerjaan? Ah, nanti saja, saya nonton telivisi dulu. Acaranya bagus. Sebentar lagi, saya tidur dulu. Istirahat dulu, setelah itu baru saya kerjakan. Hari ini saya terlalu lelah. Besok saja saya selesaikan. Pekerjaan ini terlalu besar. Saya bingung harus mulai dari mana.